Finis di Peringkat 8 di HWC 2013, Mental Bertanding Tim Indonesia Akan Ditingkatkan
Selasa, 20 Agustus 2013
0
komentar
Bola Mania >Bandung - Tim Indonesia gagal memenuhi
targetnya untuk menorehkan prestasi tertinggi di Homeless World Cup
2013. Kendala mental dinilai sebagai penyebab kegagalan tersebut.
Secara prestasi di lapangan, pencapaian skuat "Merah Putih" mengalami penurunan. Setelah menjadi semifinalis dan menempati posisi keempat di tahun lalu, kali ini mereka finis di posisi delapan. Langkah mereka dihentikan juara bertahan Chile di babak perempatfinal.
Rumah Cemara selaku National Organizer untuk keikutsertaan Indonesia di turnamen street soccer international tersebut, menjelaskan bahwa persiapan tim sudah dilakukan dengan maksimal, baik teknis maupun nonteknis.
Founder and co-Director Rumah Cemara, Ginanjar Koesmayadi, menjelaskan bahwa masalah mental dan konsistensi tim saat mengadapi tekanan pertandingan disinyalir menjadi penyebab tim tak tampil optimal.
"Ada sesuatu di luar kontrol yang membuat tim HWC tahun ini tak tampil maksimal. Masalah mental dan konsistensi tim saat menghadapi pressure masih belum bagus," kata Ginan saat dihubungi oleh detikSport, Senin (19/8/2013) siang WIB.
"Contohnya saat berhadapan dengan Rusia dan Polandia (di babak grup putaran kedua), mental mereka down saat lawan bermain keras.
Ginan menyadari bahwa ekspektasi masyarakat kali ini relatif lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya, setelah tahun lalu menjadi semifinalis. Tapi ia tidak menganggapnya sebagai beban.
"Kami sadar dengan ekspektasi besar dari masyarakat Indonesia. Tapi, itu bukan beban. Tim ini tak diperbolehkan membawa alat komunikasi agar tak tahu kabar HWC dari tanah air baik dari media massa maupun media sosial," ungkapnya.
Setelah nantinya mengevaluasi secara menyeluruh, Ginan mengungkapkan bahwa Rumah Cemara sudah menyiapkan cara agar faktor mental tak lagi menjadi pengganggu.
"Untuk tahun depan, League of Change akan berupa training camp. Jadi kami akan menjaring 30 orang dari daerah. Jadi pembentukan tim akan dinilai berdasarkan penilaian pada tiap individu," jelas Ginan.
"Persaingan akan dimulai sejak training camp, sehingga mereka akan akan terbiasa dengan tekanan sedari awal," imbuhnya.
(cas/a2s)
sumber.detik.sport
Secara prestasi di lapangan, pencapaian skuat "Merah Putih" mengalami penurunan. Setelah menjadi semifinalis dan menempati posisi keempat di tahun lalu, kali ini mereka finis di posisi delapan. Langkah mereka dihentikan juara bertahan Chile di babak perempatfinal.
Rumah Cemara selaku National Organizer untuk keikutsertaan Indonesia di turnamen street soccer international tersebut, menjelaskan bahwa persiapan tim sudah dilakukan dengan maksimal, baik teknis maupun nonteknis.
Founder and co-Director Rumah Cemara, Ginanjar Koesmayadi, menjelaskan bahwa masalah mental dan konsistensi tim saat mengadapi tekanan pertandingan disinyalir menjadi penyebab tim tak tampil optimal.
"Ada sesuatu di luar kontrol yang membuat tim HWC tahun ini tak tampil maksimal. Masalah mental dan konsistensi tim saat menghadapi pressure masih belum bagus," kata Ginan saat dihubungi oleh detikSport, Senin (19/8/2013) siang WIB.
"Contohnya saat berhadapan dengan Rusia dan Polandia (di babak grup putaran kedua), mental mereka down saat lawan bermain keras.
Ginan menyadari bahwa ekspektasi masyarakat kali ini relatif lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya, setelah tahun lalu menjadi semifinalis. Tapi ia tidak menganggapnya sebagai beban.
"Kami sadar dengan ekspektasi besar dari masyarakat Indonesia. Tapi, itu bukan beban. Tim ini tak diperbolehkan membawa alat komunikasi agar tak tahu kabar HWC dari tanah air baik dari media massa maupun media sosial," ungkapnya.
Setelah nantinya mengevaluasi secara menyeluruh, Ginan mengungkapkan bahwa Rumah Cemara sudah menyiapkan cara agar faktor mental tak lagi menjadi pengganggu.
"Untuk tahun depan, League of Change akan berupa training camp. Jadi kami akan menjaring 30 orang dari daerah. Jadi pembentukan tim akan dinilai berdasarkan penilaian pada tiap individu," jelas Ginan.
"Persaingan akan dimulai sejak training camp, sehingga mereka akan akan terbiasa dengan tekanan sedari awal," imbuhnya.
(cas/a2s)
sumber.detik.sport
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Finis di Peringkat 8 di HWC 2013, Mental Bertanding Tim Indonesia Akan Ditingkatkan
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://bolanek.blogspot.com/2013/08/finis-di-peringkat-8-di-hwc-2013-mental.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5

0 komentar:
Posting Komentar