Dengan atau Tanpa trofi, Tim HWC Indonesia Bertekad Buat Perubahan

Posted by Unknown Selasa, 20 Agustus 2013 0 komentar
Bola Mania >Jakarta - Sejak awal trofi bukanlah incaran utama tim Indonesia di Homeless World Cup (HWC). Dengan atau tanpa piala misi mereka adalah supaya para pemainnya memperoleh momen untuk mengubah hidupnya.

Tahun ini tim Indonesia menduduki peringkat kedelapan di ajang Homeless World Cup yang digelar di Poznan, Polandia, dari 11 sampai 18 Agustus kemarin. Tahun lalu tim "Merah Putih" berhasil menembus babak semifinal dan finis di posisi keempat.

"Kami bersyukur dengan hasil yang diraih. Memang apa yang menjadi ekspetasi tak selamanya bisa selalu terpenuhi," tutur Founder and co-Director Rumah Cemara, Ginan Koesmayadi, dalam perbincangan dengan detikSport, Senin(19/8/2013) siang WIB.

Ginan lantas mengingatkan bahwa tugas lain sudah menanti tim HWC sekembalinya ke Indonesia. Tugas itu adalah menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa mereka akan membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Selama tiga kali berpartisipasi di Homeless World Cup, sejak 2011, tim Indonesia yang dibentuk Rumah Cemara terdiri dari pengidap HIV/AIDS, (eks) pecandu narkoba, serta kaum miskin kota. Melalui sepakbola, dengan tampil membela Indonesia di luar negeri, para pemainnya kemudian diharapkan mampu membuat perubahan, paling tidak untuk dirinya sendiri.

"Sudah ada yang menjadi anggota timnas futsal untuk SEA Games, ada yang menjadi pemain profesional, dan ada juga yang menjadi pembicara dalam seminar motivasi," ungkap Ginan.

"Tapi tentu saja, karena pasca HWC itu di luar kendali Rumah Cemara, maka perubahan dalam tiap individu tak berhasil 100 persen. Tapi, kegagalan itu akan menjadi bahan evaluasi untuk terus belajar menghadapi realitas," tambahnya.

Dengan pembekalan skill penulisan yang diberikan saat menjalani masa training camp lalu, misalnya, pihak Rumah Cemara juga berharap bahwa alumnus HWC tahun ini bisa menyebarkan pengalaman mereka lewat tulisan.

"Mereka sekarang sudah mempunyai kemampuan menulis. Saya harap mereka bisa berekspresi lewat tulisan jika tak mampu dengan cara yang lain. Sebab menulis juga merupakan sebuah terapi," harap Ginan.

"Semoga setelah pulang mereka membuat tulisan. Tak hanya mengenai pengalaman selama di HWC, tapi juga yang lain. Semoga mereka bisa menghasilkan buku-buku," imbuhnya.

(cas/a2s)sumber.detik.sport
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Dengan atau Tanpa trofi, Tim HWC Indonesia Bertekad Buat Perubahan
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://bolanek.blogspot.com/2013/08/dengan-atau-tanpa-trofi-tim-hwc.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar