Monaco Tertahan di Kandang, Ranieri: Tak Mungkin Selalu Menang

Posted by Unknown Sabtu, 24 Agustus 2013 0 komentar
Bola Mania >Monaco - Setelah meraup poin sempurna di dua laga pertama Ligue 1, AS Monaco akhirnya gagal meraih angka penuh di laga ketiga. Menurut Pelatih Monaco Claudio Ranieri, timnya memang tampil kurang maksimal di laga yang digelar tertutup itu.

Setelah belanja besar-besaran di musim panas, memulai comeback-nya di Ligue 1 dengan kemenangan 2-0 atas Bordeaux. Tiga angka berikutnya didulang lewat kemenangan 4-1 ketika berhadapan dengan Montpellier di pekan kedua.

Dalam laga pekan ketiga, Sabtu (24/8/2013) dinihari WIB, Monaco harus puas dengan skor akhir 0-0 saat menjamu Toulouse di Stade Louis II. Laga ini sendiri dilangsungkan tertutup, sehubungan dengan insiden musim lalu lawan Nantes.

"Kami bermain amat baik di babak pertama. Kami menyisir sayap dan menembus pertahanan lawan. Yang kurang cuma gol," kata Ranieri di situs resmi Ligue 1 yang dikutip Sports Mole.

"Sebaliknya di babak kedua ada kegugupan di tim kami. Mereka terburu-buru dan berusaha melakukannya dengan cara mereka sendiri. Operan terakhir tidak bagus dan kurang jitu. Tapi memang tak mungkin menang terus."

"Selain itu atmosfernya tidak mudah. Para pemain biasa bermain di depan penonton. Tapi saya cukup puas terlebih karena kami bisa saja kalah di laga itu," tuturnya.

Monaco kini mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan dan bertengger di pucuk klasemen. Namun, Monaco bisa tergeser mengingat tim-tim lain belum memainkan partai pekan ketiganya.



(krs/krs)

sumber.detik.sport

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Monaco Tertahan di Kandang, Ranieri: Tak Mungkin Selalu Menang
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://bolanek.blogspot.com/2013/08/monaco-tertahan-di-kandang-ranieri-tak.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar