Chamakh: Kasus Pemerasan, Kecele di West Ham, dan Gol Pertama di Palace
Minggu, 25 Agustus 2013
1
komentar
Chamakh mulai populer setelah digaet Arsenal pada musim panas 2010, setelahfree transfer dari klub Prancis, Bordeaux. Ia gagal bersinar bersama The Gunners, dan tidak mendapatkan tempat di tim pertama, sampai kemudian dipinjamkan ke West Ham United di paruh kedua musim lalu.
Dalam penuturannya kepada majalah L'Equipe, pria 29 tahun ini mengungkapkan apa saja yang menjadikan dirinya tak berhasil di Arsenal. Ia rupanya sangat terganggu oleh sebuah kasus pemerasan di tahun 2011.
"Tidak mudah buatu karena kehidupan pribadiku dibeberkan. Tabloid-tabloid itu tak berhak mempublikasikan foto-foto dan videoku. Hal itu sangat membebaniku. Orang-orang mencoba memerasku. Aku melapor ke polisi dan mereka menemukan orang-orang ini," ungkapnya.
Chamakh sebenarnya memulai petualangannya di Arsenal dengan cukup baik, dengan mencetak 11 gol dari 22 pertandingan. Tapi setelah Robin van Persie pulih dari cedera, ia mulai jarang dijadikan starter, dan lambat laun "terlupakan".
"Kalau saja aku punya lebih banyak waktu bermain di Arsenal," tuturnya. "Dengan sistem satu penyerang, tidak bisa dibandingkan dia (Van Persie) dan aku. Aku menghormati pilihan manajer, tapi aku tidak benar-benar mendapatkan kesempatan. Aku mungkin terlalu keras kepala karena ingin bertahan terlalu lama di Arsenal."
Di bulan Januari ia setuju dipinjamkan ke West Ham. Sialnya, ia hanya dimainkan tiga kali, tanpa mencetak gol. Untuk keputusannya yang satu ini ia mengaku menyesal.
"Aku membuat pilihan yang buruk. Manajer (Sam Allardyce) berjanji akan sering memainkan aku karena Andy Carroll cedera. Tapi dia tidak menghormati kata-katanya sendiri. Itu sebabnya aku butuh waktu untuk menerima Crystal Palace, karena aku tak mau membuka kesalahan yang sama dua kali."
Sejauh ini pilihan Chamakh pada Palace tidak meleset. Setidaknya, ia selalu dimainkan dalam dua pertandingan pertama Premier League di musim ini. Yang pertama ia masuk di pertengahan babak pertama, saat timnya kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur.
Pada pertandingan keduanya tadi malam (24/8/2013) melawan Stoke City, Chamakh menjadi starter dan berhasil mencetak gol pembuka skor, di menit 31. Namun, di babak kedua Stoke membuat dua gol dan keluar sebagai pemenang.
"Gol Marouane sangat menyenangkan. Saya tahu dia bisa mencetak banyak gol dan dia membuktikan bahwa dirinya ingin ada di sini," ujar manajer Palace, Ian Holloway, tentang gol pertama Chamakh tersebut.
"Dia pernah bikin 5-6 gol berturut-turut di Liga Champions. Apakah itu membuatnya tiba-tiba jadi pemain yang jelek dengan Van Persie ada di sana (Arsenal)? Yang bisa saya katakan adalah, saya sangat menyukai anak ini. Kita bisa melihat keinginannya untuk mengejar bola, bekerja, dan berlari. Dia sebuah udara segar."
(a2s/nds)sumber.detik.sport
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Chamakh: Kasus Pemerasan, Kecele di West Ham, dan Gol Pertama di Palace
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://bolanek.blogspot.com/2013/08/chamakh-kasus-pemerasan-kecele-di-west.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5

1 komentar:
Copas ziz ?
Posting Komentar