Dua Sepak Pojok yang Mengalahkan City
Senin, 26 Agustus 2013
0
komentar
Bola Mania >Cardiff - Dua dari tiga gol yang diciptakan Cardiff City ke gawang Manchester City berawal dari sepak pojok. Manuel Pellegrini mengakui bahwa City masih buruk dalam menghadapi situasi bola mati.
City pulang dengan tangan hampa dari lawatannya ke Cardiff City Stadium, Minggu (25/8/2013). The Citizenstak mampu mendapatkan poin karena dikalahkan tim tuan rumah dengan skor 2-3.
Pada pertandingan tersebut, City sebenarnya unggul lebih dulu lewat gol Edin Dzeko. Namun, Cardiff mampu menyamakan skor melalui Aron Gunnarsson.
Petaka pertama buat City hadir pada menit ke-79. Saat itu, tendangan penjuru Peter Whittingham disambut oleh Fraizer Campbell dengan sundulan dan bergetarlah gawang Joe Hart.
Kejadian serupa terjadi lagi pada menir ke-87. Campbell kembali menyundul bola hasil sepak pojok untuk membawa timnya memimpin 3-1.
City memang bikin gol di injury time lewat Alvaro Negredo. Tapi, itu tak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan.
"Ini sangat disayangkan. Saya tak menduga akan kalah. Kami tak bermain baik, tapi mereka bermain dengan sepuluh orang di dekat kotak penalti mereka. Jadi, sangat sulit untuk bikin gol," tutur Pellegrini diBBC.
"Pada babak kedua, kami membaik. Tapi, setelah kami mencetak gol mereka bikin gol dari dua sepak pojok dan itu menentukan pertandingan," imbuhnya.
"Situasi bola mati sangat penting dan kami akan mencoba membenahinya. Mereka bekerja lebih baik daripada pertahanan kami dan mencetak dua gol dari sepak pojok. Setelah kami mencetak gol, saya pikir akan lebih mudah, tapi dua sepak pojok menentukan hasil pertandingan," kata pria asal Chile ini.
Bagi Pellegrini, ini adalah kekalahan pertamanya sejak ditunjuk sebagai manajer baru City pada musim panas ini.
"Kami harus terus bekerja. Kami baru saja memulai dan tidak akan banyak tim yang menang di sini. Mereka bukan tim yang gampang untuk dihadapi. Kami akan mencoba memulai lagi saat kami main di kandang melawan Hull," ujar Pellegrini.
(mfi/din)sumber.detik.sport
City pulang dengan tangan hampa dari lawatannya ke Cardiff City Stadium, Minggu (25/8/2013). The Citizenstak mampu mendapatkan poin karena dikalahkan tim tuan rumah dengan skor 2-3.
Pada pertandingan tersebut, City sebenarnya unggul lebih dulu lewat gol Edin Dzeko. Namun, Cardiff mampu menyamakan skor melalui Aron Gunnarsson.
Petaka pertama buat City hadir pada menit ke-79. Saat itu, tendangan penjuru Peter Whittingham disambut oleh Fraizer Campbell dengan sundulan dan bergetarlah gawang Joe Hart.
Kejadian serupa terjadi lagi pada menir ke-87. Campbell kembali menyundul bola hasil sepak pojok untuk membawa timnya memimpin 3-1.
City memang bikin gol di injury time lewat Alvaro Negredo. Tapi, itu tak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan.
"Ini sangat disayangkan. Saya tak menduga akan kalah. Kami tak bermain baik, tapi mereka bermain dengan sepuluh orang di dekat kotak penalti mereka. Jadi, sangat sulit untuk bikin gol," tutur Pellegrini diBBC.
"Pada babak kedua, kami membaik. Tapi, setelah kami mencetak gol mereka bikin gol dari dua sepak pojok dan itu menentukan pertandingan," imbuhnya.
"Situasi bola mati sangat penting dan kami akan mencoba membenahinya. Mereka bekerja lebih baik daripada pertahanan kami dan mencetak dua gol dari sepak pojok. Setelah kami mencetak gol, saya pikir akan lebih mudah, tapi dua sepak pojok menentukan hasil pertandingan," kata pria asal Chile ini.
Bagi Pellegrini, ini adalah kekalahan pertamanya sejak ditunjuk sebagai manajer baru City pada musim panas ini.
"Kami harus terus bekerja. Kami baru saja memulai dan tidak akan banyak tim yang menang di sini. Mereka bukan tim yang gampang untuk dihadapi. Kami akan mencoba memulai lagi saat kami main di kandang melawan Hull," ujar Pellegrini.
(mfi/din)sumber.detik.sport
Baca Selengkapnya ....













